MAPENDA KAB.BOGOR

 
KILAS BALIK
http//mapendakabbogor.blogspot.com "Jendela Informasi Dunia Pendidikan Islam RA/MI/MTs/MA/Waspenda EMAIL PENGADUAN : formatmapenda@gmail.com."
MOTO
DIKMAD KAB BOGOR MELAYANI DENGAN HATI NURANI.
PROFILE
KEMENTERIAN AGAMA KAB. BOGOR >>> SEKSI PENDIDIKAN MADRASAH(-RA/MI/MTs/MA-) Kepala Seksi : Drs. H. Mat Nur, MM, M.Si, NIP. 196507192000031001
DATA UMUM
JUMLAH LEMBAGA RA : 392 >> MI : 589 >> MTS : 296 >> MA : 88 >> GURU MADRASAH : + 12.840 >> GPAI : + 1.646 >> PENGAWAS : 61.
PERSONAL
Kordinator Data BOS, Guru, Lembaga : Drs. Ahmad Fauzi, Hariadi, S.Sy, Aceng Fitri, S.Pd.I >> Kordinator Data Sertifikasi : Wendi Prayoga, S.Ap, Thithin Khoiqoh, S.Sos >> Kordinator Data BSM, Kualifikasi, Kepegawaian : Dadang Mulyadi, S.Pd.I, Iwan Ibnu Jakwan, >> Kordinator Pendirian Lembaga : Drs. Ahmad Fauzi, Deden Barkatul Munawaroh, S.Pd.I >> Koordinator RA : Thithin Khoiqoh, S.Sos >> Koordinator Ujian MI/MTs/MA : Asep Supriadi, S.Sy, Sofwan S >> Koordinator DIPA dan Perencanaan : Sri Wahyuni, S.IP, MM >> Arsip dan Surat Menyurat : Rusyana, Ahmad Drajat, Erdiana, S.Pd.I >> Bendahara : Dedy Kusmayadi.
ARTIKEL TERKAIT
KEMENTERIAN AGAMA PUSAT KEMENTERIAN AGAMA JABAR ACESORIES and DOWNLOAD SOFTWARE.
SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA !!!
Sabtu, 05 November 2011
 "Bertaqorrublah kepada Allah dengan Qurban"
HUKUM KURBAN UNTUK ORANG YANG SUDAH MENINGGAL

Abu Hurairoh meriwayatkan dari Rasulullah saw bahwa beliau saw bersabda,”Apabila anak Adam meninggal dunia maka terputuslah amalnya kecuali dari tiga hal : dari sedekah jariyah atau ilmu yang bermanfaat atau anak sholeh yang mendoakannya.” (HR. Muslim) Kurban seseorang yang ditujukan untuk orang yang sudah meninggal ini bisa disamakan dengan sedekah.

Imam Nawawi menyebutkan didalam Syarhnya,”Doa yang dipanjatkan, pahalanya akan sampai kepada orang yang sudah meninggal demikian halnya dengan sedekah, dan kedua hal tersebut adalah ijma para ulama.” (Shohih Muslim bi Syarhin Nawawi juz XI hal 122)

Imam Nawawi juga mengatakan didalam Syarhnya,”Para ulama telah sependapat bahwa doa seseorang kepada orang yang sudah meninggal akan sampai kepadanya demikan pula halnya dengan sedekah yang ditujukan kepada orang yang meninggal, pahalanya akan sampai kepadanya dan tidak mesti orang itu harus anaknya. (Al Majmu’ juz XV hal 522, Maktabah Syamilah)

Para ulama telah bersepakat bahwa sedekah seseorang kepada orang yang telah meninggal akan sampai kepadanya, demikian pula ibadah-ibadah harta lainnya, seperti membebaskan budak. Adapun perselisihan dikalangan para ulama adalah pada masalah ibadah badaniyah, seperti sholat, puasa, membaca Al Qur’an dikarenakan adanya riwayat dari Aisyah didalam shohihain dari Nabi saw,”Barangsiapa yang meninggal dan masih memiliki kewajiban puasa maka hendaklah walinya berpuasa untuknya.” (Majmu’ Fatawa juz V hal 466, Maktabah Syamilah)

Dalil lain yang juga digunakan oleh para ulama didalam membolehkan kurban bagi orang yang meninggal adalah firman Allah swt,”dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya,” (QS. An Najm : 39)

Dalam menafsirkan ayat tersebut, Ibnu Katsir juga menyelipkan sabda Rasulullah saw,”Apabila anak Adam meninggal dunia maka terputuslah amalnya kecuali dari tiga hal : dari sedekah jariyah atau ilmu yang bermanfaat atau anak sholeh yang mendoakannya.” (HR. Muslim) dan dia mengatakan, ”Tiga golongan didalam hadits ini, sebenarnya semua berasal dari usaha, kerja keras dan amalnya, sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits, ’Sesungguhnya makanan yang paling baik dimakan seseorang adalah dari hasil usahanya sendiri dan sesungguhnya seorang anak adalah hasil dari usaha (orang tua) nya.” (Abu Daud, Tirmidzi, an Nasai dan Ahmad) Dan sedekah jariyah seperti wakaf dan yang sejenisnya adalah buah dari amal dan wakafnya.

Firman Allah swt., ”Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam kitab Induk yang nyata (Lauh Mahfuzh).” (QS. Yasiin : 12) –(Tafsir Ibnu Katsir juz VII hal 465, Maktabah Syamilah)

Jadi dibolehkan seseorang berkurban untuk orang yang sudah meninggal terlebih lagi jika orang yang sudah meninggal tersebut masih ada hubungan kerabat dengannya.

posted by MAPENDA KAB.BOGOR @ 09.00   FACEBOOK
0 Comments:

Poskan Komentar

<< Home
 
LOGO

MAPENDA KAB.BOGOR
Previous Post
Archives
Powered by

BLOGGER

© 2011 MAPENDA KAB.BOGOR Blogger Templates by ACENG V3 and MAPENDA KAB BOGOR
MAPENDA KAB BOGOR MELAYANI DENGAN HATI NURANI